0
144

RAPAT ADVOKASI PROGRAM PJAS, DESA PANGAN DAN PASAR PANGAN

BERBASIS KOMUNITAS (PPABK) TAHUN 2022

 

Tanjungpandan—-Keamanan pangan merupakan pondasi penting bagi setiap individu untuk menjadi sehat, jika diartikan pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan,  pengolahan, dan pembuatan makanan atau minuman, ujar Bupati Belitung yang sambutannya dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Belitung Adnizar,SH pada saat membuka rapat advokasi program PJAS, Desa Pangan dan Pasar Pangan Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2022, bertempat di Ballroom BW Suite Hotel Tanjungpandan, (24/03) Kamis pagi.

Selain itu, terkait keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat menganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat, sehingga aman untuk di konsumsi. Untuk itu demi menjaga keamanan membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak yang dimulai dari lingkup keluarga, karena keluarga merupakan upaya awal untuk membangun kesadaran individu agar peduli dengan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman diri sendiri.

Sementara itu, Kepala BPOM Pangkalpinang Tedy Wirawan dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah awal dari rangkaian kegiatan program terpadu keamanan pangan. Program yang BPOM inisiasi ini dalam rangka memberdayakan dan memandirikan masyarakat dalam hal keamanan pangan. Saat ini ada 3 program utama, yakni pengawalan jajan anak sekolah, pasar aman bebas dari bahan berbahaya, dan desa pangan aman. Terkait Kelurahan/Desa pangan aman di Kabupaten Belitung yang akan diintervensi pada tahun 2022 ini adalah Kelurahan Kota, Desa Aik Rayak, Desa Aik Merbau, Desa Aik Saga, Desa Tanjung Tinggi Dan Desa Sijuk. Sementara itu ada 62 sekolah yang akan di sosialisasikan tentang bagaimana keamanan pangan, diharapkan nantinya dari 62 sekolah minimal ada 12 sekolah yang bisa di sertifikasi dan mendapatkan predikat bahwa sekolah tersebut sudah memiliki program jajanan anak sekolah (PJAS) yang aman.  

Peserta rapat Advokasi Program PJAS, Desa Pangan dan Pasar Pangan Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2022 diikuti oleh OPD terkait, Camat Sijuk, Camat Tanjungpandan, Lurah, Kepala Desa serta undangan lainnya. Diakhir acara dilakukan penandatanganan komitmen bersama dukungan program keamanan pangan terpadu tahun 2022 yang dilakukan seluruh peserta rapat.(dy)