Kunker ke Belitung, Mendes PDTT Launching Implementasi Desa Digital

0
34

Sijuk Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Dr.(HC) Drs.
H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd melaunching Implementasi Desa Digital di Kabupaten Belitung. Kegiatan launching berlangsung pada Sabtu, (20/11/2021) bertempat di Kantor Desa Aik Seruk, Kecamatan Sijuk.

Sebelumnya Implementasi Desa Digital juga telah dilaunching oleh Pemerintah Kabupaten Belitung yang mana terdiri dari; 5 (lima) jenis aplikasi pendukung Desa Digital yaitu; Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Online, transaksi non tunai, website desa, sistem informasi pelayanan masyarakat, dan sistem pengawasan keuangan desa.
Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran menteri. “Ini hal yang membanggakan bagi daerah kami, karena pada hakekatnya untuk membangun daerah tetap basisnya ada pada desa. Saat ini desa-desa kita sudah menerapkan aplikasi digital. Hal ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan tentunya kami akan juga terus melakukan upaya perbaikan untuk pembangunan desa”, jelasnya.

Ditambahkan Sahani, Desa Aik Seruk, Kecamatan Sijuk ini merupakan salah satu desa yg menjadi pilot project pembangunan daerah. Desa ini juga ditetapkan menjadi desa pejuang, dan setiap tahunnya pada tanggal 25 November diperingati sabagai hari perjuangan masyarakat Belitung. “Di desa Air Seruk ini, Setiap tahun digelar moment peringatan untuk mengenang perjuangan masyarakat. Desa ini juga memiliki keanekaragaman adat dan budaya, namun masyarakatnya tetap hidup rukun dan damai”, ujarnya.

Kata Bupati, untuk lokomotif pembangunan, Kabupaten Belitung fokus pada bidang pariwisata. Belitung juga telah ditetapkan sebagai UNESCO Kepulauan. Hal ini sejalan pula dengan program Pemerintah Daerah melalui program “one village one tourism” atau satu desa satu destinasi wisata yang dikelola oleh masyarakat. “Ini merupakan upaya untuk membangun sektor pariwisata daerah. Karena Belitung memiliki banyak tempat wisata yang menjadi daya tarik, seperti pantai, alam dan juga kulinernya. Untuk pelayanan dasar masyarakat juga terus

diupayakan, utamanya bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk itu, mohon arahan dan petunjuk untuk kemajuan desa di Kabupaten Belitung”, pungkasnya.
Sementara Mendes PDTT dalam sambutannya, mengatakan Desa Aik Seruk ini layak untuk diupayakan menjadi Desa Pancasila. Di Indonesia, baru ada satu desa yg dicanangkan sebagai Desa Pancasila, ada di Gorontalo. “Hingga saat ini, ada banyak wujud konkrit dan penghargaan yang diberikan Kementerian dan Lembaga untuk pembangunan desa. Kami terus berupaya agar pembangunan desa dapat terus berjalan dengan tepat. Harapannya agar pembangunan desa bisa tepat sasaran”, jelas Menteri.

Selanjutnya, Menteri juga berpesan agar akar budaya desa setempat dapat tetap terjaga dan jangan sampai hilang, salah satunya keberadaan kik dukun yang ada di Belitung. “Setiap desa memiliki desa wisata. Tentunya ini sangat menarik, agar dapat dipertahankan. Libatkan pula BUMDes agar dapat memberikan kontribusi pendapatan asli desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendamping desa juga harus berperan aktif untuk merangkul masyarakat desa”, lanjutnya.

Terkait desa digital, Menteri juga berpesan agar bisa dikuti dengan literasi digital bagi masyarakat. “Terus lakukan literasi masyarakat. Masyarakat harus paham tentang aplikasi digital, utamanya untuk menseleksi informasi agar tidak mudah termakan hoaxs. “Saya berharap Desa Air Seruk bisa menjadi contoh model desa yang dapat mengimplementasikan digitalisasi secara utuh untuk seluruh masyarakat secara menyeluruh”, pungkasnya.

Prosesi launching ditandai dengan menekan tombol penanyangan video percontohan terkait pelayanan digital oleh Mendes PDTT didampingi Bupati Belitung, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan, serta perwakilan OPD terkait di Lingkungan Pemkab Belitung disaksikan seluruh undangan yang hadir.

Turut hadir dalam acara Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan, Sugito, S.Sos, M.Si, perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Belitung, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, istri Mendes PDTT, Dra. Hj. Lilik Ummi Nasriyah, M.Pd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belitung, Ketua DWP Kabupaten Belitung, pendamping desa, serta undangan lainnya.