Tanjungpandan, setda.belitung.go.id – Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom, meninjau langsung progres penataan kawasan Kolong Keramik sebagai lokasi relokasi bagi para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Gedung Nasional, Senin siang (6/4/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum para pedagang resmi dipindahkan.
Dalam kesempatan ini, Wabup menegaskan bahwa relokasi ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah untuk menata kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang. “Hari ini kita progres yang kedua setelah Idul Fitri sesuai perjanjian. Kita clearkan dulu untuk Kolong Keramik ini. Kalau fasilitasnya sudah oke dan luar biasa, kawan-kawan pedagang tinggal masuk sesuai jumlah mereka”, ujarnya di sela peninjauan.

Dijelaskan Wabup, dalam rencana relokasi ini, Pemerintah Kabupaten Belitung akan melakukan perombakan total terhadap estetika kawasan, termasuk area air mancur yang akan dipercantik. Ia menekankan bahwa ke depannya tidak boleh ada lagi gerobak milik pedagang yang ditinggalkan di kawasan Gedung Nasional. Gerobak yang tidak bertuan akan segera dibersihkan, sementara gerobak aktif akan diarahkan untuk disimpan di area Dinas Perikanan. “Nanti kita yang buatkan (tempat berjualan) dengan model-model yang modern. Jadi tidak ada lagi yang ukurannya besar-kecil tidak beraturan. Semua diseragamkan agar cantik”, tutur Syamsir.
Menanggapi potensi konflik atau penolakan, Wabup juga menjelaskan bahwa pemindahan ini didasari atas pertimbangan jangka panjang. Kawasan Kolong Keramik dinilai lebih menjanjikan secara ekonomi karena waktu operasional yang lebih fleksibel. “Jika di Gedung Nasional pedagang terbatas dari sore hingga malam, di lokasi baru mereka bisa mulai berjualan dari pukul 09.00 WIB hingga malam hari”,ucapnya.

Selanjutnya terkait legalitas Kawasan Gedung Nasional akan dikembalikan fungsinya sesuai aturan cagar budaya (heritage) dan akan dikembangkan secara khusus. Pemerintah Kabupaten Belitung saat ini tengah mematangkan perencanaan anggaran agar pembangunan fasilitas di lokasi baru tidak dilakukan setengah-setengah. Relokasi ini diharapkan dapat menghidupkan titik ekonomi baru tanpa menghilangkan nilai sejarah dari kawasan yang ditinggalkan.
Turut hadir mendampingi Wabup, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Belitung serta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung)
- Foto/Narasi : Teddy
- Editor : Fradika
- Redaktur : Nora











