Sijuk, setda.belitung.go.id – Wakil Bupati Belitung, Syamsir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sijuk Tahun 2026, Kamis (12/02), bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Sijuk. Musrenbang Kecamatan merupakan bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belitung Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Wabup mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat dan kekompakan dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan kerja bersama menjadi kunci utama agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dalam kurun waktu 2026 hingga 2030. “Dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini penuh tantangan, kita harus kompak, berkolaborasi, dan fokus pada prioritas. Lebih baik satu atau dua kegiatan yang benar-benar tuntas dan dirasakan manfaatnya, daripada setiap tahun diusulkan tetapi tidak pernah selesai,” tegasnya.

Wabup juga mengingatkan agar sistem perencanaan dan koordinasi diperkuat, sehingga usulan dari desa dapat segera ditindaklanjuti tanpa berulang setiap tahun. ‘’Saya minta agar seluruh OPD bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran’’, tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syamsir turut menyoroti kondisi keuangan daerah yang terdampak kebijakan nasional, termasuk berkurangnya alokasi dana serta tantangan pada sektor kesehatan, khususnya terkait kepesertaan BPJS masyarakat. Ia meminta jajaran terkait untuk mengantisipasi persoalan data ganda, NIK tidak aktif, maupun kepesertaan yang terhenti agar tidak menghambat pelayanan kesehatan masyarakat. “Kita tidak boleh membiarkan masyarakat kesulitan berobat hanya karena persoalan administrasi. Koordinasi harus cepat, solusi harus segera diambil,” ujarnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Belitung tetap mencatat capaian positif, salah satunya peningkatan kapasitas fiskal daerah yang berhasil menembus angka Rp. 205 miliar. Hal ini menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan prioritas di tengah keterbatasan anggaran.

Diakhir sambutannya, Wabup mengajak seluruh kepala desa untuk tetap optimis dan tidak kehilangan semangat, meskipun terjadi penurunan alokasi dana desa. Ia menekankan pentingnya efisiensi, penguatan koordinasi, dan kerja gotong royong dalam menyukseskan program pembangunan. ‘’Saya berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat dihimpun dan dirumuskan menjadi program pembangunan yang terukur, realistis, dan berkelanjutan’’, pungkasnya.
Turut hadir dalam acara, unsur Forkopimcam, para Kepala Perangkat Daerah (OPD), para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung)
- Foto : Irfan
- Narasi : Aryantony
- Editor : Fradika
- Redaktur : Nora











