​Tingkatkan Produktivitas Pangan, Bupati Belitung Tekankan Inovasi dan Akurasi Data Pertanian

0
96

Badau, setda.belitung.go.id – Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos menghadiri acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Republik Indonesia melalui zoom meeting, bertempat di Kelompok Tani Agro Kerupu, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Rabu, (07/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) dari sekadar mengejar luas tanam menjadi fokus pada hasil akhir produktivitas yang nyata.

​Bupati menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak lagi diukur hanya dari luas cetak sawah, melainkan dari volume produksi yang dihasilkan.

Dalam kesempatan ini, ia menginstruksikan jajaran Dinas Pertanian untuk tidak lagi bekerja secara seremonial, melainkan terjun langsung ke tengah masyarakat untuk merasakan dan menyelesaikan kesulitan petani.

​Kata Djoni, mindset sekarang sudah kita rubah. Kalau dulu mungkin kita bekerja seolah tugas selesai setelah cetak sawah, sekarang kita harus menilai dari proses akhirnya, yaitu: berapa produksi kita.

​Menanggapi adanya penurunan produksi padi hingga hampir 40%, Djoni berencana membentuk satu Bank Data yang terintegrasi. Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidaksinkronan data antar instansi yang selama ini terjadi.

Menurutnya, ​data mengenai luas lahan dan produksi wajib diperbarui setiap triwulan. “Tanpa data yang terpelihara, pemerintah kehilangan waktu untuk memperbaiki kondisi jika terjadi penurunan produksi di akhir tahun”, ujarnya.

​Meskipun menyadari adanya tantangan kondisi geografis, Bupati optimis bahwa kemajuan teknologi dan inovasi dapat meningkatkan produktivitas. Beliau memberi contoh daerah lain yang kini berhasil menjadi lumbung padi berkat evolusi cara kerja, seperti: peningkatan frekuensi panen dari satu kali menjadi tiga kali setahun.

​Bupati menyebut, kita tidak kekurangan inovasi untuk membuat produktivitas lebih meningkat. Di negara-negara yang tidak memungkinkan tumbuh pun, dengan rekayasa teknologi sesuatu bisa tumbuh.

​Bupati juga mengingatkan agar daerah tidak hanya terfokus pada sektor perkebunan sawit, tetapi harus menjaga keseimbangan dengan produksi beras demi ketahanan pangan lokal. “Saya berharap kegiatan panen ini menjadi pemicu bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih maksimal sesuai parameter hasil akhir”, pungkasnya.

​Acara ini juga diisi dengan kegiatan dialog antara Bupati dan para petani untuk mendengarkan kendala di lapangan serta memberikan semangat bagi keluarga petani agar terus bersinergi dengan pemerintah. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung)

  • Foto : Irfan
  • Narasi : Teddy
  • Editor : Fradika
  • Redaktur : Nora