Bupati Belitung Tekankan Pentingnya Pertumbuhan Ekonomi dan Sinkronisasi Data dalam RKPD 2027

0
5

​Belitung, setda.belitung.go.id – Pemerintah Kabupaten Belitung resmi menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belitung Tahun 2027, Senin (26/01/2026), bertempat di Ruang Rapat Kantor Bapperida Kabupaten Belitung. Forum ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S. Sos.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus menjadi jawaban atas tantangan utama daerah, yakni; percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, prioritas Pertumbuhan Ekonomi dan PAD.

Dalam kesempatan ini, Bupati memaparkan tren positif pertumbuhan ekonomi Belitung yang terus meningkat, mulai dari 1,8% di triwulan pertama hingga mencapai 4,5% pada triwulan ketiga. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi dapat menyentuh angka 5% pada akhir 2025, yang sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi provinsi yang saat ini berada di angka 4%. “Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), saya menargetkan kenaikan sebesar 20% setiap tahun hingga 2027. Hal ini sebagai langkah strategis mengingat adanya penurunan transfer anggaran dari pemerintah pusat sebesar kurang lebih Rp.250 miliar dalam periode 2023–2026”, ujar Djoni.

Bupati menekankan beberapa point utama bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya; Penguatan Fiskal dan Pelayanan Prima, dengan meminta OPD fokus pada penguatan fiskal daerah dan memberikan pelayanan publik yang sangat prima guna meningkatkan daya saing daerah. “Tidak boleh ada lagi program yang berjalan sendiri-sendiri atau tumpang tindih. Semua harus selaras dengan RPJMD serta kebijakan nasional dan provinsi”, tuturnya.

Selanjutnya, Djoni juga menyoroti pentingnya pembaruan data yang akurat dan terintegrasi dalam satu sumber (bank data) agar tidak terjadi perbedaan angka antara daerah dan pemerintah pusat. Terkait investasi, Ia mengibaratkan investor seperti kupu-kupu yang harus dipancing dengan “taman bunga yang indah”, yaitu: berupa kemudahan regulasi, kepastian hukum, dan perizinan yang efisien. “Saya juga mendorong efisiensi belanja daerah agar setiap anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat”, pungkasnya. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung)

  • Foto/Narasi : Teddy
  • Editor : Fradika
  • Redaktur : Nora