Bupati Belitung Tutup Musrenbang Kecamatan Tanjungpandan Tahun 2026

0
6

Tanjungpandan, setda.belitung.go.id – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjungpandan guna perencanaan Tahun 2027, Jumat (13/02/2026), bertempat di Kantor Camat Tanjungpandan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musrenbang yang terdiri dari: unsur DPRD, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat yang telah aktif memberikan masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Selanjutnya, dijelaskan Bupati, kondisi fiskal daerah saat ini berada dalam situasi yang cukup menantang. Ia menyampaikan bahwa dalam rentang 2023 hingga 2026, penggunaan anggaran daerah cukup besar dengan ruang fiskal yang semakin terbatas. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Belitung harus bekerja lebih keras dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka peluang investasi, serta menggali sektor-sektor ekonomi baru. “Ini bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi realitas pembangunan yang kita hadapi. Tantangan ini harus kita jawab bersama dengan kerja keras, integritas, dan niat yang tulus,” tegasnya.

Ditambahkan Djoni, pentingnya menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat. Menurutnya Pemerintah Daerah tidak boleh mengkhianati kepercayaan rakyat. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan komitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Djoni juga mendorong transformasi ekonomi daerah. Belitung tidak boleh terus bergantung pada satu sektor, tetapi harus mulai menguatkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan jasa sebagai penopang pertumbuhan ekonomi ke depan. ‘’Pembangunan bukan hanya tentang angka pertumbuhan, melainkan tentang kualitas hidup masyarakat dan masa depan generasi muda’’, tuturnya.

Ia berharap agar Musrenbang benar-benar fokus pada penentuan prioritas pembangunan. Setiap usulan harus dibedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta dipastikan memberi dampak langsung kepada masyarakat. Evaluasi terhadap pelaksanaan Musrenbang tahun-tahun sebelumnya juga menjadi perhatian agar tidak ada usulan yang terus berulang tanpa realisasi. “Setiap rupiah anggaran harus kembali kepada masyarakat dan memberi manfaat nyata. Tidak ada ruang untuk program yang tidak berdampak,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan Musrenbang tidak hanya menjadi forum perencanaan, tetapi juga ruang untuk menyampaikan capaian pembangunan secara transparan kepada masyarakat. ‘’Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan Belitung yang lebih kuat, berani, dan bermakna’’, pungkasnya.

Musrenbang Kecamatan Tanjungpandan ini menjadi bagian dari rangkaian penyusunan RKPD Kabupaten Belitung Tahun 2027 yang menitikberatkan pada penguatan fiskal daerah, transformasi ekonomi, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung) 

  • Foto : Irfan
  • Narasi : Aryantony
  • Editor : Fradika
  • Redaktur : Nora