Bupati Belitung ajak PKK Terus Berinovasi di Tengah Keterbatasan, HKG PKK ke-53 diharapkan jadi Momentum Penguatan Peran PKK menuju Indonesia Emas 2045

0
12

Tanjungpandan, setda.belitung.go.idPemerintah Kabupaten Belitung menggelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Ishak Zainuddin, Kamis, (20/11/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat dan Ketua TP PKK Kabupaten Belitung, Ny. Hastari Wardianti Djoni Alamsyah, S.Pd, bersama jajaran kader PKK dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Belitung menekankan bahwa usia 53 tahun PKK merupakan bukti ketangguhan gerakan ini dalam mendampingi masyarakat. Meski sering berhadapan dengan keterbatasan, khususnya anggaran, PKK tetap mampu menunjukkan kinerja yang kuat berkat ketulusan dan kerja keras para kader di lapangan. “Keterbatasan bukan alasan untuk terhenti. PKK digerakkan oleh hati kita, bukan sekadar angka-angka. Justru di tengah keterbatasan itu muncul inovasi, gotong royong, dan solidaritas,” ujar Bupati.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kabupaten Belitung atas kiprahnya yang aktif dalam berbagai kegiatan tingkat nasional hingga internasional sehingga ikut mempromosikan Belitung sebagai daerah yang ramah dan berpotensi.

Lebih jauh, Bupati menegaskan tiga pesan penting bagi seluruh kader PKK:

1. Berjuang dengan apa yang ada, tanpa menunggu kondisi sempurna.

2. Menjadikan inovasi sebagai kekuatan utama ketika anggaran terbatas.

3. Memanfaatkan setiap kesempatan dan jejaring untuk mengangkat nama Belitung.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan dedikasi dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera. “Dirgahayu PKK. Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” pungkas Djoni.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Belitung, Ny. Hastari Wardianti Djoni Alamsyah, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian. Sambutan tersebut menyoroti peran strategis PKK dalam mendukung pembangunan nasional melalui 10 Program Pokok PKK, sekaligus kontribusinya terhadap pencapaian lima agenda prioritas dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. ‘’Dengan total 2,5 juta kader PKK dan lebih dari 4 juta kelompok Dasawisma di seluruh Indonesia, PKK disebut sebagai organisasi masyarakat berbasis keluarga terbesar dan paling masif dalam mendukung program pemerintah’’, jelasnya.

Selanjutnya, Ketua Umum TP PKK juga menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang komprehensif dan berkelanjutan, penguatan program gizi keluarga, utamanya bagi balita, ibu hamil, dan lansia, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi, kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, serta optimalisasi platform digital untuk edukasi dan penyebaran informasi.

Selain itu, disampaikan pula data dukungan anggaran pemerintah pusat, daerah, dan desa untuk pembinaan PKK. Meski mayoritas daerah telah memberikan dukungan, masih terdapat 22% kabupaten dan 17% kota yang belum mengalokasikan program pembinaan PKK dalam APBD, serta baru 46% desa yang memasukkan anggaran PKK dalam APBDes. “Ini menjadi perhatian bersama agar peran strategis PKK dapat lebih dioptimalkan,” ujar Hastari. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Belitung) 

  • Foto : Dafry
  • Narasi : Aryantony
  • Editor : Fradika
  • Redaktur : Nora